Melihat Pemakaman Khas Toraja

Berwisata ke Tana Toraja memang sangat menyenangkan. Selain pemandangan yang indah, kita juga dapat melihat kekayaan budaya dan adat yang ada di daerah Sulawesi Selatan ini. Memang benar jika Toraja memiliki budaya yang bisa dikatakan unik. Kenapa? karena masyarakat Toraja selalu mempertahankan budaya dari leluhur yang berbeda dengan budaya era modern ini. Salah satunya adala pemakaman khas Toraja. Upacara pemakaman tersebut biasanya disebut dengan Rambu Solo. Melalui upacara ini kalian para wisatawan bisa menyaksikan bahwa masyarakat Toraja masih memegang teguh budaya yang diwariskan oleh nenek leluhur mereka. Para wisatawan dapat melihat 2 prosesi besar saat pemakaman berlangsung. Yaitu Rante (pemakaman) dan pertunjukan kesenian. Walaupun keduan prosesi ini terpisah, namun keduanya harus ada dan saling melengkapi. Berikut ini akan dijabarkan mengenai 2 prosesi tersebut. Berwisata ke Tanah Toraja memang sangat menyenangkan. Selain pemandangan yang indah, kita juga dapat melihat kekayaan budaya dan adat yang ada di daerah Sulawesi Selatan ini. Memang benar jika Toraja memiliki budaya yang bisa dikatakan unik. Kenapa? karena masyarakat Toraja selalu mempertahankan budaya dari leluhur yang berbeda dengan budaya era modern ini. Salah satunya adala pemakaman khas Toraja. Upacara pemakaman tersebut biasanya disebut dengan Rambu Solo. Melalui upacara ini kalian para wisatawan bisa menyaksikan bahwa masyarakat Toraja masih memegang teguh budaya yang diwariskan oleh nenek leluhur mereka. Para wisatawan dapat melihat 2 prosesi besar saat pemakaman berlangsung. Yaitu Rante (pemakaman) dan pertunjukan kesenian. Walaupun keduan prosesi ini terpisah, namun keduanya harus ada dan saling melengkapi. Berikut ini akan dijabarkan mengenai 2 prosesi tersebut.
Pemakaman (Rante) – prosesi ini dilakukan ditengah lapangan yang berada diantara Rumang Tongkonan. Ada beberapa acara yang berlansung secara urut dan memiliki nilai tersendiri. pemakaman khas Toraja ini akan disaksikan oleh banyak orang. Dengan segala perlengkapan adat upacara pemakaman akan dimulai. Wisatawanpun boleh untuk melihat prosesi ini. Acara pemakaman ini memiliki urutan acara sebagai berikut :
1. Ma’tudan Mebalun atau proses pembungkusan jenazah2. Ma’roto, proses untuk menghias benang pada peti jenazah yang menggunakan benang emas dan benang dar perak. 3. Ma’ Popengkalo Alang atau prosesi pengarakan jenazah yang ke lumbung untuk disemayamkan. 4. Ma’Palao atau proses pengarakan jenazah dari rumah adat Tongkonan ke area pemakaman yang biasa disebut Lakkian.
Prosesi Pertunjukan Kesenian – dalam prosesi pemakaman khas Toraja hal ini dilakukan sebagi bentuk penghormatan dan menyampaian doa kepada orang yang sudah meninggal. Karena bagi adat dan budaya masyarakat Toraja, bahwa mereka mempercayai bahwa kemampuan tranformasi wujud orang yang sudah meninggal tergantung seberapa besar prosesi pemakaman yang dilakukan. Jadi saat pemakaman akan disaksikan keramaian yang akan mengiringi prosesi pemakaman jenazah. Prosesi tersebut berupa, 1. Pengarakan kerbau 2. Pertunjukan musik daerah, yaitu Pa’Pompan, Unnososng, dan Pa’dali-dali3. Pertunjukan tarian adat, seperti Pa’Dondi, Pa’katia, Pa’Badong dan sebagainya.4. Pertunjakan Adu Kerbau – sebelum kerbau disembelih menjadi korban, terlebih dahulu diadakan prosesi adu kerbau. 5. Penyembeliha Kerbau – prosesi ini merupaka prosesi puncak, karena akan sangat banyak sekali kerbau dan hewan lainnya yang menjadi kurban dalam prosesi ini. Penyembelihpun adalah orang yang terpilih.

Nah jika kalian para wisatawan ingin berkunjung ke Toraja kalian bisa saja menunggu saat acara pemakaman khas Toraja ini dilaksanakan. Karena dengan melihat acara ini kalian akan melihat seberapa hebat masyarakat Toraja dalam mempertahankan adat dan kebudayaan yang diwariskan oleh leluhur mereka, dan jangan lupa untuk menghubungi penyedia paket wisata ke toraja untuk mendapatkan harga yang terjangkau .