Kisaran Harga Kambing Kurban 2017 dan Tips Menabung Agar Bisa Berkurban

Hari raya Idul Adha merupakan salah satu hari yang ditunggu oleh umat Islam. Di hari tersebut, para umat Islam mempersiapkan hewan kurban bagi yang mampu. Di Indonesia, salah satu hewan yang dikurbankan adalah kambing. Harga kambing kurban 2017 berkisar antara Rp 3 jutaan hingga Rp 4,3 jutaan. Untuk mempersiapkan dana yang akan dipergunakan untuk berkurban, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

 

Pertama adalah dengan menggunakan tabungan kurban. Tabungan qurban merupakan suatu tabungan atau simpanan yang diperuntukkan untuk tujuan berkurban. Uang yang ditabung ini berasal dari pendapatan yang tidak dibelanjakan atau disisihkan. Nasabah yang bisa memiliki tabungan qurban ini bisa perorangan atau instansi. Umumnya, tabungan qurban bisa fleksibel yang dapat disesuaikan dengan keinginan serta kemampuan dari pihak yang ingin berkurban misalnya menentukan besar tabungan serta lamanya berkurban. Tabungan kurban ini bisa disediakan oleh perbankan syariah namun juga pihak tertentu yang melayani pembelian serta pengadaan kurban.

 

Kedua adalah menyisihkan bonus atau THR yang dimiliki. Saat Anda mendapatkan bonus yang Anda peroleh di waktu tertentu misalnya saat akhir bulan karena penjualan yang melebihi target. Agar Anda bisa membeli kambing sebagai hewan kurban, maka setidaknya Anda mempersiapkan untuk menabung dari uang THR atau bonus Anda 1 tahun sebelum diadakan kurban. Walaupun nantinya uang Anda yang terkumpul saat akan berkurban lebih dari cukup, sisa uang kurban tersebut bisa Anda simpan dan Anda gunakan untuk kurban di tahun mendatang.

 

Kedua adalah dengan menyisihkan 10% dari pendapatan Anda yang bisa Anda simpan sendiri atau disimpan di bank. Dengan cara tersebut, Anda bisa memperingan beban Anda untuk mempersiapkan dana yang akan dipergunakan untuk membeli hewan kurban. Ketiga adalah dengan cara deposito. Deposito merupakan tabungan berjangka yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan dana untuk berkurban Anda dengan jangka waktu yang bisa Anda tentukan sendiri sehingga sebelum jangka waktu tersebut berakhir, Anda tidak bisa mengambil dana yang tersimpan di deposito. Sehingga, jika Anda mengambil dana tersebut sebelum jangka waktu yang sudah ditentukan dan disepakati, Anda bisa dikenai denda atau pinalti.

 

Keempat adalah dengan cara investasi reksadana pasar uang. Reksadana pasar uang adalah investasi reksadana dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun atau untuk jangka waktu pendek dan memiliki resiko yang paling kecil jika dibandingkan dengan jenis reksadana yang lainnya. Reksadana memiliki sifat liquid dan artinya dana yang diinvestasikan tersebut bisa diambil kapan saja tanpa Anda takut terkena denda dan memiliki resiko kerugian yang kecil. Anda bisa memulai untuk berinvestasi hanya dengan modal Rp 100.000 di bank atau lewat manager investasi yang terpercaya.